STRATEGI PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK USIA DINI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING

STRATEGY TO INCREASE EARLY CHILDHOOD LEARNING INTEREST THROUGH COUNSELING SERVICES

Authors

  • Hunaynia Wahidah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Luqman Hakim Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Moh. Ali Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.63353/bevsvm03

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, Kejenuhan Belajar, Anak Usia Dini

Abstract

Kejenuhan belajar pada anak usia dini dapat menghambat perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi anak dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis faktor penyebab kejenuhan belajar pada anak usia dini di TK Muslimat NU Nurul Ummah 29 (2) Menilai implementasi layanan bimbingan konselinguntuk mengurangi kejenuhan belajar pada anak usia dini di TK Muslimat NU Nurul Ummah 29 (3) Menilai manfaat layanan bimbingan konseling terhadap perubahan tingkat kejenuhan belajar pada anakusia dinidi TK Muslimat NU Nurul Ummah 29 Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penyebab kejenuhan belajar pada anak usia dini di TK Muslimat NU Nurul Ummah antara lain adalah faktor-faktor seperti metode pembelajaran yang monoton, rutinitas yang seragam, dan ketidaksesuaian materi dengan perkembangan anak dapat menyebabkan kejenuhan. Selain itu, faktor psikologis, lingkungan sosial, dan kurangnya stimulasi fisik juga berperan dalam menurunkan motivasi anak. (2) Implementasi layanan bimbingan konseling melalui konseling individu, konseling kelompok, dan pendekatan belajar sambil bermain terbukti efektif dalam mengurangi kejenuhan belajar pada anak-anak usia dini di TK Muslimat NU Nurul Ummah 29 (3) Bimbingan konseling berhasil meningkatkan rasa percaya diri anak-anak, yang tercermin dari semangat mereka untuk kembali ke sekolah dan berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Anak-anak yang sebelumnya tampak enggan mengikuti pelajaran kini merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam menjalani proses belajar. Dengan demikian, layanan bimbingan konseling dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan mengurangi kejenuhan pada anak usia dini. 

References

Deci, E. L., dan R. M Ryan. “The importance of rewards and intrinsic motivation in children,” 92(3), 2000, 529–37.

Dewi, S. “Pentingnya rasa diterima dalam kelompok sosial bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan tetap terlibat dalam pembelajaran,” 15(3), 2020, 101–15.

Erikson, E. H. “Childhood and society,” 1963.

Gardner, H. Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books, 1983.

Ginsburg, K. R. “The importance of play in promoting healthy child development and maintaining strong parent-child bonds,” 119(1), 2007, 182–91.

Hidayat, A. “Studi tentang pengaruh variabel X terhadap Y dalam konteks Z,”

(3), 2019, 45– 46.

Hidayati, N. “Konseling kelompok dalam memperbaiki keterampilan sosial anak dan mengurangi stres akibat interaksi sosial yang tidak lancar,” 14(2), 2020, 78–92.

Hurlock, E. B. Child development (5th ed.). McGraw-Hill., 1980.

Kartika, S. “Penggunaan berbagai metode pembelajaran yang menggabungkan elemen kreatif, seperti bermain dan menggambar, untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme anak dalam kegiatan kelas,” 8(3), 2022, 123–35.

Kusmaryati, D. “Konseling individu untuk membantu anak-anak mengatasi rasa takut atau cemas yang mengganggu proses belajar mereka,” 13(2), 2021, 45–58.

Meyers, J, dan A Rogers. “Bimbingan konseling untuk meningkatkan rasa percaya diri anak- anak dalam mengatasi kecemasan dan ketakutan terhadap kegiatan sekolah.,” 13(1), 2005, 45–56.

Nurhadi, A. “Intervensi yang mempertimbangkan perkembangan emosional dan sosial anak-anak serta menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif untuk mencegah kejenuhan dan meningkatkan kualitas belajar,” 12(2), 2021, 50–65.

Piaget, J. The science of education and the psychology of the child. Viking Press, 1970.

Putri, A. “Keterlibatan keluarga dalam pembelajaran anak untuk membangun motivasi mereka. Jurnal Pendidikan Keluarga,” 9(2), 2022, 67–80.

Rakhmat, J. “Bimbingan konseling di tingkat pendidikan dasar: Meningkatkan keterampilan sosial anak, terutama dalam berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman sebayanya.,”

(1), 2009, 34–45.

Rindawati. “Layanan bimbingan yang terstruktur dan berbasis pada pengembangan diri anak- anak untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kenyamanan dalam berpartisipasi di kelas,” 9(3), 2012, 67–80.

Rini, M. “Pentingnya kegiatan fisik dalam mendukung perkembangan fisik dan mental anak- anak untuk meningkatkan fokus dan motivasi dalam kegiatan pembelajaran,” 10(4), 2019, 88–102.

Santoso, A. “Pentingnya variasi pengalaman untuk mendukung perkembangan kognitif dan emosional anak-anak: Peran pendidik dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang menyegarkan,” 11(4), 2019, 45–60.

Sari, N. “Peran bimbingan konseling dalam meningkatkan interaksi sosial di kalangan anak usia dini.,” 10(2), 2021, 123–35.

Supriyadi, A. “Anak-anak yang mendapatkan layanan konseling individual dan peningkatan aspek sosial mereka, seperti keterampilan bergaul dan mengelola konflik,” 8(2), 2013, 65– 75.

Suriani, R. “Pembelajaran melalui bermain untuk mengurangi kejenuhan dan meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan sekolah.,” 15(3), 2022, 105–20.

Susanto, A. “Efektivitas program bimbingan konseling dalam mendukung perkembangan emosional anak-anak di tingkat TK,” 14(1), 2020, 45–60.

Sutanto, T. “Materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan kognitif anak untuk memastikan pemahaman dan kenikmatan dalam pelajaran,” 12(2), 2021, 85–98.

Taufiq, M, dan A Hidayat. “Pentingnya pembelajaran berbasis aktivitas kreatif untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa di tingkat pendidikan dasar,” 9(2), 2018, 45–

Vygotsky, L. S. “Mind in society: The development of higher psychological processes,” 1978.

Wijayanti, L. “Dukungan emosional yang baik untuk membantu anak-anak mengatasi kecemasan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam pembelajaran,” 14(3), 2020, 112–25.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

STRATEGI PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK USIA DINI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING : STRATEGY TO INCREASE EARLY CHILDHOOD LEARNING INTEREST THROUGH COUNSELING SERVICES. (2025). JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, 5(2), 37-61. https://doi.org/10.63353/bevsvm03

Similar Articles

41-48 of 48

You may also start an advanced similarity search for this article.